Postingan

Menampilkan postingan dengan label Akhlak

Orang Beriman Pantang Mengeluh di Depan Sesama Manusia

Gambar
Orang Beriman Pantang Mengeluh di Depan Sesama Manusia, termasuk pantang berkeluh-kesah dan doa di Facebook! ALLAH SWT menyukai mukmin yang kuat dan pantang mengeluh. Jikapun ia mengalami hal yang tidak diinginkannya, ia tetap sabar dan tawakal karena yakin Allah senantiasa memberikan hal terbaik bagi hamba-Nya. "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah dari mukmin yang lemah dan semuanya baik. Berusahalah untuk meraih apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah dan jangan lemah, jika menimpamu sesuatu hal, jangan katakan seandainya aku lakukan ini dan itu, akan tetapi katakanlah: “Allah telah mentaqdirkannya dan apa yang Dia kehendaki Dia lakukan”, karena ucapan “seandainya” akan membuka (memberi peluang bagi) perbuatan setan”. (HR. Muslim). Saat mengalami sesuatu yang tidak diinginkan, seorang mukmin dianjurkan berdoa: Qoddarallahu wa maa syaa-a fa'al.  قَدَّرَ اللهُ وَماَ شَاءَ فَعَلَ "Allah telah mentaqdirkannya dan apa yang Dia ke...

Kunci Surga: Takwa & Akhlak Baik

Gambar
Kunci Surga: Takwa & Akhlak Baik. Dua amalan yang menjadi penyebab masuk surga. TAKWA dan budi pekerti (akhlak)yang baik adalah kunci utama pembuka pintu surga. Surga disediakan bagi orang-orang bertakwa. Takwa adalah menjalankan semua perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Akhlak yang baik adalah bersikap baik dalam bergaul dengan sesama manusia. Rasulullah Saw memerintahkan umat Islam agar bertakwa kepada Allah di mana saja berada dan bergaul dengan sesama manusia dengan budi pekerti yang baik. اِتَّقِ اللهَ حَيْثُمَا كُنْتَ، وَأَتْبِعِ السَّيِّئَةَ الْحَسَنَةَ تَمْحُهَا، وَخَالِقِ النَّاسَ بِخُلُقٍ حَسَنٍ “Bertakwalah di manapun engkau berada, dan ikutilah perbuatan buruk dengan perbuatan baik niscaya ia akan menghapusnya, dan pergaulilah manusia dengan akhlak yang baik.” [HR. Ahmad dan Tirmizi dari Abi Dzar). Rasulullah juga menegaskan, takwa dan akhlak yang baik adalah amalan yang menjadi faktor utama seseorang masuk surga. أَكْثَر مَا يُدْخِلُ اْلجَنَّةَ تَقْوَى الله...

Larangan & Bahaya Sikap Sombong (Takabur)

Gambar
SOMBONG atau takabur secara bahasa artinya membanggakan diri. Dalam Kamus Bahasa disebutkan , takabur adalah merasa diri mulia (merasa hebat, merasa pandai, dsb); dama dengan pengertian angkuh dan sombong. Sombong artinya menghargai diri secara berlebihan; sama dengan congkak dan pongah . Menurut istilah, takabur atau sombong adalah sikap berbangga diri dengan beranggapan bahwa hanya dirinyalah yang paling hebat dan benar dibandingkan dengan orang lain. Dalam Islam, takabur adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain. “Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.” Ada seseorang yang bertanya, “ Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus? ” Beliau menjawab, “Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain . “ (HR. Muslim no. 91) Dosa Pertama & Sifat Iblis Takabur adalah dosa pertama yang dilakukan iblis. “ Dan (ingatlah) ketika K...

Tafsir QS An-Najm:32 - Jangan Merasa Dirimu Suci

Gambar
Tafsir QS An-Najm:32 - Jangan Merasa Dirimu Suci JANGAN sok suci! Jangan sok ngerasa benar lantas mencela atau memaki dan menyalahkan orang lain! Begitu kira-kira pesan yang dikandung penggalan QS An-Najm:32. Jangan merasa diri bersih dan hebat. Hanya Allah SWT Yang Mahatahu kadar keimanan, ketakwaan, dan amal saleh kita . فَلا تُزَكُّوا أَنْفُسَكُمْ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنِ اتَّقَى "Maka janganlah kamu merasa dirimu suci. Dialah yang paling mengetahui tentang orang yang bertakwa." (QS. An-Najm : 32). Dalam Tafsir Ibnu Katsir disebutkan: "Jangan kalian puji diri kalian (membanggakan diri) dan bersyukur pada diri kalian serta menyanjung-nyanjung amalan kalian. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim yang bersumber dari Ibnu ‘Abbas bahwa ketika Rasulullah saw. sedang shalat, lewatlah beberapa orang di hadapan beliau dengan bersikap sombong. Ayat ini ( An-Najm: 59-62 ) turun berkenaan dengan peristiwa tersebut, sebagai teguran kepada orang-orang yang bersikap demikian. Media Sos...

Hadits tentang Masalah Pribadi - Akhlak Ideal Seorang Muslim

Gambar
Yang dimaksud Masalah Pribadi adalah sikap, budi pekerti, perilaku, atau akhlak seorang Muslim dalam menyikapi kehidupan dan tantangan yang dihadapinya. Dalam sejumlah hadits shahih berikut ini, Rasulullah Saw menunjukkan akhlak ideal seorang Muslim dan bagaimana menyikapi beragam masalah hidup yang dihadapi. Hadits-hadits ini juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari sehingga benar-benar menjadikan Risalah Islam sebagai way of life. 1. Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al Hakim dan Al-Baihaqi) 2. Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan Allah untukmu. (HR. Muslim) 3. Sesungguhnya persoalan-persoalan itu ada tiga macam, yaitu persoalan yang jelas bagimu kebenarannya maka ikutilah, persoalan yang jelas bagimu sesatnya maka jauhilah, dan persoal...

Status dan Komentar Facebook dalam Perspektif Islam

Gambar
Jika media sosoal menjadi sarana berkata keji, ajang saling hina, forum ghibah, sarana riya, angkuh, dan unjuk diri merasa paling benar, dan hal buruk lainnya, maka Facebookan jatuh pada hukum haram. UPDATE Status dan Komentar merupakan aktivitas utama pengguna Facebook. Perspektif Islam tentang status dan komentar berdasarkan bimbingan Islam kepada umatnya tentang lisan, lidah, atau pembicaraan. Update status dan komentar hakikatnya adalah pembicaraan atau berkata-kata. Perkataan yang diucapkan oleh lidah (komunikai lisan) atau ditulisan tangan (komunikasi tulisan) dapat membuat pemilik lidah selamat atau celaka. Dalam surat An-Nuur ayat 24 Allah SWT Berfirman: “Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan." Di akhirat kelak kita akan mempertanggungjawabkan segala perbuatan dan perkataan kita. Status dan komentar Facebook takkan lepas dari catatan amal Malaikat Rakib dan Atid yang harus dipertanggunggjawab...