Postingan

Menampilkan postingan dengan label Hadits

Sembilan dari 10 Pintu Rezeki adalah Berdagang Hadits Lemah (Dhaif)

Gambar
Sembilan dari 10 Pintu Rezeki adalah Perdagangan Hadits Lemah (Dhoif). Ada sebuah hadits yang  tersebar di kalangan orang awam sebagai motivasi untuk berbisnis atau menjadi pedagang: “Sembilan dari Sepuluh Pintu Rezeki Ada dalam Perdagangan". Bahkan, ada sebuah buku dengan judul 9 dari 10 Pintu Rezeki adalah Berdagang dengan mengutip pernyataan KH Didin Hafiduddin bahw hadits itu hadis marfu', yaitu apa-apa yang dinisbatkan atau sandarkan kepada Nabi Saw. Hadits "Sembilan dari 10 Pintu Rezeki adalah Perdagangan" yang belum diletiti akan keshahihannya ini berbunyi: تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِزْقِ فِي التِّجَارَةِ “Sembilan dari sepuluh pintu rezeki ada dalam perdagangan.“ Dalam Al-Istidzkar (8/196), Ibnu ‘Abdil Barr mengisyaratkan bahwa hadits ini dha’if (lemah). Dalam Al-Mughni ‘an Hamlil Asfar, Al-‘Iraqi pada hadits no. 1576 membawakan hadits, عليكم بالتجارة فإن فيها تسعة أعشار الرزقة “Hendaklah kalian berdagang karena berdagang merupakan sembilan dari sepuluh pintu ...

Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan

Gambar
Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan, Mulai Doa Buka Puasa Hingga Pahala Tarawih Per Malam. RAMADHAN adalah bulan suci umat Islam yang penuh berkah dan kemuliaan. Semangat ibadah umat Islam meningkat selama Ramadhan , antara lain karena ada imbalan pahala yang berlipat bagi kebaikan atau ibadah yang dilakukan selama Ramadan. Namun, umat Islam mesti waspada dalam beramal, jangan sampai mengamalkan suatu amalan yang tidak ada syariatnya. Pasalnya, banyak hadits lemah (dho'if) dan palsu (maudhu') sepurat Ramadhan. Parahnya, hadits lemah dan palsu ini dipopulerkan oleh para penceramah tarawih, Subuh, khotib Jumat, atau pengajian tentang Ramadhan. Beramal berdasarkan hadits lemah dan palsu tentu saja akan sia-sia karena tidak ada syariatnya. Memang baik, namun ukuran baik dalam ibadah itu harus berdasarkan Quran dan Hadits Shahih, karena Islam ini agama Allah SWT yang sudah sempurna, tidak usah ditambah atau dikurangi. Berikut ini beberapa hadits lemah dan palsu seputar Ramadhan...

Hadits tentang Masalah Pribadi - Akhlak Ideal Seorang Muslim

Gambar
Yang dimaksud Masalah Pribadi adalah sikap, budi pekerti, perilaku, atau akhlak seorang Muslim dalam menyikapi kehidupan dan tantangan yang dihadapinya. Dalam sejumlah hadits shahih berikut ini, Rasulullah Saw menunjukkan akhlak ideal seorang Muslim dan bagaimana menyikapi beragam masalah hidup yang dihadapi. Hadits-hadits ini juga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari sehingga benar-benar menjadikan Risalah Islam sebagai way of life. 1. Ambillah kesempatan lima sebelum lima: mudamu sebelum tua, sehatmu sebelum sakit, kayamu sebelum melarat, hidupmu sebelum mati, dan senggangmu sebelum sibuk. (HR. Al Hakim dan Al-Baihaqi) 2. Pandanglah orang yang di bawah kamu dan janganlah memandang kepada yang di atasmu, karena itu akan lebih layak bagimu untuk tidak menghina kenikmatan Allah untukmu. (HR. Muslim) 3. Sesungguhnya persoalan-persoalan itu ada tiga macam, yaitu persoalan yang jelas bagimu kebenarannya maka ikutilah, persoalan yang jelas bagimu sesatnya maka jauhilah, dan persoal...

Hadits tentang Riya' dan Kemunafikan

Gambar
Pengertian Riya' dan Nifak. Riya adalah pamer amal kebaikan. Pahala hilang. Nifak adalah sikap bermuka dua. RASULULLAH SAW mengingatkan umat Islam agar menjauhi sikap riya dan nifak. Kedua sifat ini membinasakan. Riya adalah pamer amal kebaikan agar mendapat pujian orang lain. Rasul menyebut riya sebagai syirik kecil. Pahala dan berkah amal kebaikan jadi hangus karena pamer. Nifak adalah sikap bermuka dua, manis di depan pahit di belakang. Mengaku Muslim di depan umat Islam, padahal jelas kafir di belakang kaum Muslim. Berikut ini sejumlah hadits tentang RIYA dan NIFAK 1. Riya menyia-nyiakan amal sebagaimana syirik menyia-nyiakannya. (HR. Ar-Rabii’) 2. Yang paling aku takuti atas kamu sesudah aku tiada ialah orang munafik yang pandai bersilat lidah. (HR. Ahmad dan Ath-Thabrani) 3. Tidak akan tiba hari kiamat sampai penguasa-penguasa tiap umat ialah orang-orang yang munafik. (HR. Ar-Rabii’) 4. Sesungguhnya riya adalah syirik yang kecil. (HR. Ahmad dan Al Hakim) 5. Seburuk-buruk manu...