Postingan

Menampilkan postingan dengan label Ramadhan

Hukum Takbir dan Malam Takbiran Sebelum Shalat Idul Fitri

Gambar
Takbir Idul Fitri dimulai sejak Maghrib malam tanggal 1 Syawal sampai selesai Shalat ‘Id. Bagaimana dengan Malam Takbiran? TAKBIRAN atau mengucapkan takbir "Allahu Akbar" merupakan salah satu amalan sunah saat Idul Fitri . Takbir (اللَّهُ أَكْبَرُ) adalah kalimat "Allahu Akbar" yang berarti "Allah Mahabesar" dan bermaksud mengagungkan Asma Allah SWT. Kapan takbir dilakukan menjelang Idul Fitri atau Lebaran usai puasa Ramadhan? Bagaimana hukumnya "Malam Takbiran", yakni bertakbir di malam 1 Syawal atau malam sebelum Shalat Id? Ada dua pendapat. Pertama, boleh, karena tidak ada larangan. Kedua, tidak boleh karena tidak ada contohnya dari Rasulullah Saw. An-Nawawi as-Syafii dalam Al Majmu 5/48 mengatakan, “Pendapat mayoritas ulama adalah tidak ada takbiran saat malam Id. Takbiran hanya dilakukan saat berangkat menuju tempat shalat Id”. Contoh dari Nabi Saw, "takbiran" atau mengucapkan kalimat takbir dilakukan dalam perjalanan menuju temp...

Pengertian Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan. Kapan Waktunya?

Gambar
Pengertian Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan. Kapan Waktunya? Lailatul Qadar  atau Lailah al-Qodr (Arab: لیلة القدر ‎) adalah satu malam yang khusus terjadi di bulan Ramadhan. Malam Lailatul Qodar dikenal juga dengan sebutan "Malam Seribu Bulan", yakni malam yang lebih baik dari seribu bilan. Malam Kemuliaan yang penuh bekerkahan ini disebut dalam Al-Qur’an dalam surah Al-Qadr sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan , malam turunnya Al-Quran, dan malam turunnya malaikat Jibril dan malaikat lainnya ke bumi untuk menebar keselamatan. Firman Allah SWT:  إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ "Malam kemuliaan (lailatul qadar) itu lebih dari seribu bulan” (QS: Al-Qadar:3). Pahala ibadah pada malam qodr dijelaskan dalam hadits: مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ. “Barangsiapa yang mendirikan lailatul Qadr karena iman dan mengharapkan pahala (dari Allah), niscaya diampuni dosa-dosanya yang lalu...

Salah Paham tentang Pengertian Takjil dan Imsak

Gambar
ISTILAH Takjil (ta'jil) dan imsak sering disalahpahami atau disalahartikan. Takjil artinya "menyegerakan berbuka puasa", bukan makanan-minuman untuk berbuka. Ada berita "Berbagi Takjil". Maksudnya, berbagi makanan untuk berbuka. Jelas, tidak tepat, karena arti takjil ( تعجيل ) --dari bahasa Arab 'ajala-ta'jilan-- artinya bersegera, cepat-cepat, buru-buru, yakni bersegera berbuka puasa. Rasulullah Saw menganjurkan umatnya segera berbuka puasa jika waktunya sudah tiba. حَدَّثَنِي يَحْيَى عَنْ مَالِك عَنْ أَبِي حَازِمِ بْنِ دِينَارٍ عَنْ سَهْلِ بْنِ سَعْدٍ السَّاعِدِيِّ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ "Manusia akan tetap berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka" (HR. Malik No.561). "Senantiasalah umatku berada dalam kebaikan (Puasa) selama mereka menyegerakan berbuka dan melambatkan sahur.” (HR. Imam Ahmad dari Abu Zarr ra). Silakan ahli ba...

Hukum Puasa Orang yang Tidak Shalat

Gambar
Orang yang tidak shalat masuk dalam kategori bukan Muslim, karena ciri utama Muslim adalah shalat. Puasa tanpa shalat tidak diterima di sisi Allah SWT. TANYA : Ada Muslim yang jarang atau tidak shalat, tapi melaksanakan ibadah puasa Ramadhan, sahkah puasanya? JAWAB : Shalat itu tiang agama, ciri utama Muslim, dan pembeda Muslim dengan kafir. Maka, orang yang tidak shalat masuk kategori kafir, meski ia mengaku Muslim. Puasa orang kafir menjadi sia-sia, tidak diterima Allah SWT, karena shalat yang menjadi tiang pokok ibadahnya tidak ada. Dalam sebuah hadis disebutkan, shalat ialah amalan pertama yang dilihat (hisab) Allah di hari akhirat kelak (HR: Ibn Majah).  “Antara hamba (mukmin) dan kafir ialah meninggalkan shalat” (HR: Ibnu Majah). Maksudnya, meninggalkan shalat dapat menjadi perantara seorang untuk menjadi kafir. Shalat termasuk kewajiban yang tak bisa ditawar-tawar lagi. Siapa pun yang sudah memenuhi persyaratan, mesti mengerjakannya dalam keadaan apapun dan sesulit apa pun....

Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan

Gambar
Hadits Lemah dan Palsu Seputar Ramadhan, Mulai Doa Buka Puasa Hingga Pahala Tarawih Per Malam. RAMADHAN adalah bulan suci umat Islam yang penuh berkah dan kemuliaan. Semangat ibadah umat Islam meningkat selama Ramadhan , antara lain karena ada imbalan pahala yang berlipat bagi kebaikan atau ibadah yang dilakukan selama Ramadan. Namun, umat Islam mesti waspada dalam beramal, jangan sampai mengamalkan suatu amalan yang tidak ada syariatnya. Pasalnya, banyak hadits lemah (dho'if) dan palsu (maudhu') sepurat Ramadhan. Parahnya, hadits lemah dan palsu ini dipopulerkan oleh para penceramah tarawih, Subuh, khotib Jumat, atau pengajian tentang Ramadhan. Beramal berdasarkan hadits lemah dan palsu tentu saja akan sia-sia karena tidak ada syariatnya. Memang baik, namun ukuran baik dalam ibadah itu harus berdasarkan Quran dan Hadits Shahih, karena Islam ini agama Allah SWT yang sudah sempurna, tidak usah ditambah atau dikurangi. Berikut ini beberapa hadits lemah dan palsu seputar Ramadhan...

Amalan Penyempurna dan Penghapus Pahala Ibadah Puasa Ramadhan

Gambar
Amalan Penyempurna dan Penghapus Pahala Ibadah Puasa Ramadhan. KITA , insya Allah, mulai puasa Ramadhan tahun ini Sabtu 27 Mei 2017 . Insya Allah kita sudah membekali diri dengan Ilmu Ibadah Ramadhan plus Jadwal Imsakiyah sebagai panduan. Selama Ramadhan, ibadah utama kita, umat Islam, adalah PUASA atau SHAUM, yakni tidak makan, minum, dan tidak melakukan hal-hal lain yang membatalkan ibadah puasa sejak awal waktu Subuh hingga awal waktu Magrib. Puasa adalah amalan ibadah utama selama Ramadhan. Pahalanya pun dilipatgandakan lebih besar dibandingkan pahala amal kebaikan lainnya. Jika pahala satu kebaikan biasanya dilipatgandakan oleh Allah SWT menjadi 10 kebaikan hingga 700 kali lipat, maka puasa lebih besar dari itu, sebagaimana hadits shahih: كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعمِائَة ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلَّا الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِي لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْح...

Awal Ramadhan 1438 H Serentak Sabtu 27 Mei 2017 M

Gambar
Awal Ramadhan 1438 H Serentak Sabtu 27 Mei 2017 M. Sidang Isbat dilakukan Jumat 26 Mei. AWAL puasa Ramadhan 1438 H dipastikan serentak mulai hari Sabtu 27 Mei 2017. Kepastian awal Ramadhan sama antara penetapan pemerintah dan ormas Islam itu dikemukakan ‪Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Djamaluddin. "Umat Islam akan melaksanakan awal ibadah puasa Ramadhan tahun ini secara serentak,” katanya,  Selasa (23/5/2017). Sebelumnya, ormas Islam Muhammadiyah sudah menetapkan awal Ramadhan 1438 H jatuh pada 27 Mei 2017. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hisab wujudul hilal yang menjadi pedoman ormas tersebut. Menurut Thomas, posisi hilal pada saat matahari terbenam pada Jumat, 26 Mei 2017 sudah berada di atas ufuk yakni tiga derajat. “Ketinggian hilal tersebut sudah melewati batas kriteria ketinggian Nahdlatul Ulama (NU) yang di atas dua derajat,” terangnya dikutip  Pos Kota . Oleh sebab itu, Thomas memastikan umat Islam Indonesia akan melaksanakan...

Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M

Gambar
Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M untuk Jakarta, Bandung, dan Kota Lain di Indonesia. Jadwal Imsakiyah Puasa Ramadhan 1438 H / 2017 M harus kita miliki agar tepat waktu dalam melaksanakan ibadah shaum selama sebulan penuh, khususnya waktu mulai puasa --dikenal dengan IMSAK-- dan saat berbuka puasa atau "menyegerakan berbuka puasa" --dikenal dengan TA'JIL. IMSAK adalah saat atau waktu memulai berpuasa --menahan diri dari makan, minum, dan hal yang dilarang selama puasa atau yang membatalkan shaum. Untuk jaga-jaga biar nggak "kebablasan", ulama kita sejak dulu menyebutkan WAKTU IMSAK, yaitu 10 menit sebelum waktu Shalat Subuh. Kita tidak dilarang makan-minum selama 10 menit sebelum tiba waktu Subuh itu, namun sebaiknya sudah tidak lagi beraktivitas sahur untuk kehati-hatian. TA'JIL artinya menyegerakan berbuka puasa, sebagaimana disunahkan Rasulullah Saw. Ta'jil artinya bukan makanan atau waktu berbuka, tapi "cepat-cepat buka puasa...

Bekali Diri dengan Ilmu Puasa Ramadhan Mulai Sekarang

Gambar
Bekali Diri dengan Ilmu Puasa Ramadhan Mulai Sekarang Agar 3 Syarat Diterima Amal Terpenuhi. BULAN suci Ramadhan segera tiba. Di bulan itu umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan . Muhammadiyah menetapkan Awal Puasa Ramadhan 1438 H jatuh pada hari Sabtu 27 Mei 2017. Kita, umat Islam, akan melaksakan Rukun Islam keempat (puasa/shaum) itu selama sebulan penuh. Karana ibadah puasa fardu/shaum wajib itu kita lakukan setahun sekali, kemungkinan kita terlupa dengan syarat dan rukun puasa. Karenanya, selayaknya kita Bekali Diri dengan Ilmu Puasa Ramadhan Mulai Sekarang, jangan sesudah masuk bulan Ramadhan. Ibarat pemain yang akan bertanding, maka sang pemain harus sudah tahu aturan permainan sebelum bertanding. Kita pun demikian. Kita akan puasa Ramadan, maka sebelum masuk ke awal Ramadhan atau hari pertama bulan Ramadhan, kita harus sudah tahu "aturan main" puasa, meliputi hukum, syarat, dan rukunnya, sehingga puasa kita sah dan ibadah shaum kita diterima oleh Allah SWT. Pa...

Awal Puasa Ramadhan 1438 H Sabtu 27 Mei 2017

Gambar
Muhammadiyah menetapkan Awal Puasa Ramadhan 1438 H Sabtu 27 Mei 2017. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan awal puasa Ramadhan atau tanggal 1 Ramadan 1438 Hijriah jatuh pada hari Sabtu 27 Mei 2017 . "Tanggal 1 Ramadhan jatuh pada hari Sabtu Pahing, 27 Mei 2017 Masehi," kata Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah Prof Dr H Syamsul Anwar dikutip Viva . Dikemukakan, Majelis Tarjih dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan tanggal 1 Ramadan 1438 Hijriyah jatuh pada Sabtu Pahing 27 Mei 2017 Miladiyah (Masehi). Hal itu, berdasarkan perhitungan ijtimak jelang Ramadan 1438 Hijriyah terjadi pada Jumat Legi 26 Mei 2017 Miladiyah terjadi pada pukul 02.46 WIB. “Tinggi bulan pada saat matahari terbenam untuk Kota Yogyakarta, +08 derajat 22’ 59” yang berarti hilal sudah terwujud. Di seluruh Indonesia, saat matahari terbenam, posisi bulan sudah berada di atas ufuk,” kata Syamsul Anwar kepada wartawan, Selasa (14/4/2017). Hari Lebaran atau Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriyah aka...

Pengertian dan Sejarah Hari Raya Idul Fitri

Gambar
Pengertian, Sejarah, dan Ungkapan di Hari Raya Idul Fitri. IDUL Fitri adalah hari raya umat Islam. Muslim Indonesia menyebutnya dengan Lebaran dan momentum saling bermaafan, setelah puasa Ramadhan yang menyucikan jiwa, membersihkan dosa. Pengertian Idul Fitri Secara bahasa (harfiyah), Idul Fitri artinya kembali ke fitrah. Kata fitrah dari kata futhur yang artinya kembali makan pagi (sarapan). Jadi, Idul Fitri sejatinya bermakna kembali sarapan, tidak seperti bulan Ramadhan yang harus berpuasa. Ada juga yang memaknai Idul Fitri sebagai kembali ke fitrah , yakni asal kejadian manusia yang suci-bersih dari dosa, layaknya bayi baru lahir. Pengertian demikian dikaitakan dengan hadits Nabi Saw dari sahabat Abu Hurairah. Ia berkata: مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ "Barangsiapa berpuasa Ramadhan atas dasar iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. ”  (HR. Bukhari dan Muslim). Sejarah Hari Raya ...

Malam Lailatul Qadar: Pengertian & Cara Mendapatkannya

Gambar
Pengertian & Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qodar - Tafsir Ibu Katsir Surat Al-Qadr . Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan dan keberkahan yang terjadi di 10 malam terakhir bulan Ramadhan. Pada malam qadar, para malaikat turun ke bumi guna mengurus berbagai urusan dengan membawa keberkahan dan rahmat dari Allah SWT. Cara menemkan atau mendapatkan malam qodar adalah menghidupkan 10 malam terakhir bulan Ramadhan dengan ibadah, sebagaimana dianjurkan Rasulullah Saw, antara lain dengan I'tikaf atau berdiam di masjid untuk fokus beribadah. Kehadiran malam Lailatul Qodar secara jelas disebutkan salam Al-Quran Surat Al-Qadr. إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5) “ Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah ...

Orang Puasa Ramadhan Diberi Tujuh Jenis Pahala

Gambar
Ada Tujuh Jenis Pahala bagi yang Berpuasa Ramadhan dengan Iman dan Ikhlas. Apa Saja?   PUASA (shaum) Ramadhan sungguh mengandung berkah yang tak terhingga. Puasa satu-satunya ibadah yang hanya diketahui oleh Allah SWT dan diri sendiri. Puasa pun untuk Allah dan Dia langsung yang memberikan pahala atau kebaikan bagi orang yang berpuasa. Setidaknya ada tujuh pahala bagi orang berpuasa sebagaimana dijelaskan Rasulullah Saw: 1.  PENEBUS DOSA “Shalat lima waktu, hari jumat dengan jumat yang lainnya dan antara Ramadhan dengan Ramadhan lainnya, adalah sebagai penebus dosa selama tidak berbuat dosa besar.” (HR. Muslim). 2.  PEMBERI SYAFAAT “Puasa dan Al-Qur’an itu akan memberikan syafaat kepada seorang hamba pada hari kiamat nanti. Puasa akan berkata: “Wahai Tuhanku, saya telah menahannya dari makan dan nafsu syahwat di waktu siang, karenanya perkenankanlah aku untuk memberikan syafaat kepadanya”. Al-Qur’an berkata: “Saya telah melarangnya dari tidur di malam hari, karenanya per...